Permainan anak-anak yang edukatif menjadi salah satu alat yang membantu tumbuh kembang otak buah hati. Ada banyak permainan anak yang bersifat edukatif, seperti menyusun puzzle dan balok.
Dengan membiarkan anak-anak bermain dengan sederhana, mereka tidak akan merasa bosan dalam menjalani kesehariannya. Untuk itu, ketahui 10 permainan anak-anak edukatif dan seru di rumah yang bikin cerdas!
10 Permainan Anak-anak Edukatif dan Seru

1. Permainan Glamping
Glamorous camping (glamping) berbeda dengan camping biasa. Melalui glamping, anak-anak akan mendapatkan pengalaman berkemah yang lebih nyaman, variatif, dan kreatif, sehingga cocok untuk berbagai usia.
Berbagai permainan dapat dilakukan ketika glamping dan terbilang cukup seru karena terlibat langsung dalam aktivitas outdoor.
- Treasure Hunt di Alam: Melalui permainan ini, anak-anak akan diarahkan untuk mencari harta karun dengan mengikuti petunjuk tertentu. Tujuannya adalah untuk memecahkan teka-teki, mengikuti petunjuk lokasi, dan bekerja sama dengan tim.
- Api Unggun Storytelling: Kegiatan ini dilakukan pada malam hari di sekitar api unggun. Permainan ini dapat mengasah skill sosial dengan menceritakan kisah seram, berbagi pengalaman wisata, dan bermain tebak cerita.
- Outdoor Team Challenge: Karena dilakukan di luar ruangan, ada banyak jenis permainan yang cocok untuk glamping, seperti balap karung, estafet air, memindahkan bola dengan alat sederhana, dan tantangan membangun menara dari bahan alam.
2. Bowling Buatan Sendiri
Bowling buatan sendiri adalah permainan sederhana yang dapat orang tua gunakan untuk bermain bersama anak di rumah. Permainan ini menggunakan benda-benda yang mudah ditemukan di rumah atau di sekitar area playground.
Dalam permainan ini, anak-anak akan diarahkan untuk menyusun beberapa benda sebagai pin bowling, menggunakan bola atau benda bulat untuk menggulingkan ke arah pin, dan dihitung berhasil jika menjatuhkan pin terbanyak. Lalu, anak-anak akan mendapatkan poin.
Bermain bowling di rumah memiliki manfaat tersendiri, yaitu untuk melatih koordinasi motorik, mengasah konsentrasi, mendorong kreativitas, dan meningkatkan interaksi sosial.
3. Puzzle
Puzzle menjadi permainan anak-anak yang menantang buah hati untuk menyusun, mencocokkan, atau memecahkan potongan-potongan tertentu untuk membentuk suatu gambar, pola, atau solusi yang tepat.
Salah satu jenis puzzle yang sangat populer di kalangan anak-anak adalah jigsaw puzzle yang terdiri dari potongan gambar untuk disusun sesuai dengan pola yang tersedia.
Jumlah potongan jigsaw puzzle sangat bervariasi, biasanya dimulai dari 20-50 potongan untuk anak-anak, 100-500 potongan untuk pemula, dan 1000 potongan atau lebih untuk tingkat lebih lanjut.
Ada banyak manfaat yang bisa anak-anak dapatkan dengan menyusun puzzle setiap hari, yaitu:
- Melatih Kemampuan Berpikir: Permainan puzzle melatih logika, analisis, dan pemecahan masalah.
- Meningkatkan Konsentrasi: Anak perlu fokus untuk memahami pola dan menyusun potongan dengan benar, sehingga konsentrasi sangat dibutuhkan dalam permainan ini.
- Mengembangkan Kreativitas: Beberapa puzzle mengharuskan anak-anak berpikir kreatif guna menemukan solusi.
- Melatih Kesabaran: Menyelesaikan puzzle membutuhkan waktu dan ketekunan yang melatih tingkat kesabaran.
- Mendukung Perkembangan Anak: Puzzle membantu perkembangan koordinasi tangan dan mata anak-anak, kemampuan mengenal bentuk tertentu, dan kemampuan berpikir.
Terkesan cukup rumit, namun puzzle menjadi salah satu game sederhana yang dapat membantu tumbuh kembang otak dan kemampuan problem solving.
Permainan indooruntuk anak-anak ini dapat dimainkan bersama orang tua atau pendamping agar kemampuan problem solving semakin meningkat.
4. Permainan Balok
Orang tua dapat mengarahkan buah hati mereka untuk bermain permainan balok. Cara bermainnya mudah yaitu, menyusun balok sesuai dengan imajinasi untuk menghasilkan bentuk yang berbeda. Adapun jenis balok yang digunakan, yaitu:
- Balok Kayu: Balok ini menjadi jenis yang paling klasik dan banyak digunakan. Biasanya, balok ini memiliki bentuk seperti kubus, persegi panjang, dan segitiga. Balok kayu sangat unggul karena tahan lama dan aman digunakan oleh anak-anak.
- Balok Plastik: Jenis balok ini berwarna cerah dan lebih ringan. Banyak balok plastik yang memiliki sistem saling mengunci, seperti pada permainan konstruksi modern.
Dengan permainan ini, para orang tua dapat melatih kreativitas anak dalam membentuk suatu kontruksi menggunakan balok, meningkatkan kemampuan problem solving, dan mengembangkan kemampuan motorik.
5. Tali Keseimbangan
Tali kesimbangan menjadi salah satu game anak kecil yang seru dan melatih kemampuan dalam menjaga keseimbangan tubuh. Aktivitas ini bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi pada anak agar tidak terjatuh ketika berjalan. Selain itu membantu membuat koordinasi tubuh menjadi lebih kuat, dan memiliki kontrol gerakan yang sangat baik.
Cara bermain tali kesimbangan sendiri sangat mudah dan sederhana. Langkah-langkah bermain tali keseimbangan adalah:
- Ambil tali lurus dan bentangkan di atas tanah atau sedikit di angkat dari permukaan tanah
- Kemudian, tentukan garis awal dan akhir untuk mencapai satu poin
- Anak-anak akan berjalan di atas atau sepanjang tali secara perlahan
- Usahakan kaki tetap berada di jalur tali tanpa keluar dari garis
- Poin akan didapatkan jika anak-anak berhasil garis akhir tanpa kehilangan keseimbangan
Tali keseimbangan bisa dilakukan secara individu atau dalam kelompok yang membuat jenis permainan ini mudah untuk dilakukan.
6. Sentuh dan Tebak Barang
Sentuh dan tebak barang menjadi salah satu jenis permainan anak yang sederhana di mana anak diarahkan untuk menyentuh suatu benda tanpa melihatnya. Lalu, anak-anak disuruh menebak benda berdasarkan indra peraba.
Biasanya, benda-benda yang digunakan meliputi buah-buahan, mainan kecil, atau benda sehari-hari. Cara bermainnya pun sangat mudah, yaitu meliputi:
- Orang tua dapat menyiapkan beberapa benda dengan bentuk dan terkstur berbeda
- Lalu, masukkan benda tersebut ke dalam kotak, tas, atau wadah tertutup
- Anak-anak kemudian akan diarahkan untuk memasukkan tangan tanpa melihat isi wadah
- Kemudian, pemain akan meraba benda yang ada di dalamnya untuk mengetahui tekstur dari benda tersebut
- Setelah beberapa detik, anak-anak harus menebak benda tersebut
Permainan anak-anak yang seru ini memiliki manfaat bagi buah hati, yaitu melatih indra peraba dengan mengenali tekstur dan bentuk melalui sentuhan, mengembangkan kemampuan berpikir, dan menambah pengetahuan tentang benda sekitar.
Melalui bermain sentuh dan tebak barang dapat membantu membuat mood anak-anak akan membaik karena menebak-nebak benda menjadi aktivitas yang seru. Hal inilah yang menjadikan sentuh dan tebak barang menjadi permainan lucu yang dapat dilakukan di rumah bersama orang tua.
8. Bermain dan Bereksperimen Sains (STEMS)
Bermain dan bereksperimen sains (STEMS) menjadi salah satu permainan anak-anak terbaru yang cocok untuk dimainkan. Mereka akan belajar tentang eksperimen sederhana dan memahami konsep sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEMS).
Terdapat beberapa contoh aktivitas STEM yang bisa anak-anak coba, yaitu sepertiL
- Eksperimen Gunung Berapi Mini: Anak-anak membuat simulasi gunung berapi menggunakan baking soda dan cuka untuk melihat reaksi kimia yang menghasilkan sebuah letusan.
- Membuat Jembatan dari Sedotan: Sebagai permainan anak-anak yang seru, membuat jembatan dari sedotan bisa menjadi alat bagi mereka untuk memahami konsep struktur dan kekuatan bangunan.
- Roket Balon: Mereka bisa dipasang pada tali lalu dilepaskan untuk melihat konsep tekanan udara dan gerak.
Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan oleh anak-anak ketika bermain dan bereksperimen sains, yaitu mengembangkan rasa ingin tahu, melatih kemampuan problem solving, dan meningkatkan kreativitas serta cara berpikir kritis.
Permainan anak-anak ini bisa dilakukan di sebuah playground yang menyediakan space khusus untuk STEMS. Playground edukatif ini memiliki manfaat yang besar dengan menghadirkan permainan dan eksperimen sains agar tumbuh kembang anak-anak berjalan sempurna.
8. Mencari Harta Karun
Mencari harta karun menjadi permainan sederhana yang dapat dilakukan oleh anak-anak untuk mengasah rasa penasaran mereka. Anak-anak akan berusaha mencari benda yang disembunyikan sebagai sebuah ‘harta karun’.
Cara bermain mencari harta karun ini sangat sederhana, anak-anak hanya tinggal mengikuti beberapa langkah, yaitu:
- Menyiapkan Harta Karun: Orang tua atau pendamping menyembunyikan benda-benda tertentu di lokasi yang telah ditentukan.
- Membuat Petunjuk atau Teka-Teki: Petunjuk dapat berupa tulisan, gambar, atau peta yang mengarah ke lokasi berikutnya.
- Membagi Anak-anak menjadi Tim: Anak-anak akan dibuatkan sebuah tim untuk bersosialisi dan memecahkan petunjuk serta teka-teki bersama.
- Mengikuti Petunjuk Satu per Satu: Setiap petunjuk mengarah ke petunjuk berikutnya sampai di lokasi harta karun.
- Menemukan Harta Karun: Tim dinilai berhasil jika menemukan harta karun terlebih dahulu dan menjadi pemenang setelahnya.
Melalui permainan ini, anak-anak dapat melatih kerja sama tim, mengasah kemampuan problem solving, meningkatkan aktivitas fisik, dan kreativitas.
9. Seni dan Kerajinan Tangan
Permainan untuk anak-anak berikutnya adalah Seni dan Kerajinan Tangan. Kegiatan kreatif ini melibatkan pembuatan sebuah karya menggunakan tangan dan bahan-bahan tertentu, seperti kertas, kayu, tanah liat, atau bahan daur ulang.
Ada banyak jenis seni dan kerajinan tangan yang dapat dimainkan oleh anak-anak, yaitu:
- Kerajinan Tangan: Menggunakan kertas sebagai bahan utama. Contohnya adalah origami, kolase, paper craft, dan membuat kartu ucapan.
- Kerajinan Tanah Liat: Kerajinan ini menggunakan tanah liat untuk membuat benda-benda, seperti vas bunga, patung kecil, dan masih banyak lagi.
- Kerajinan Kayu: Anak-anak akan dibantu untuk memahat atau membentuk kayu menjadi bentuk tertentu, seperti ukiran kayu, patung, dan perabot dekoratif.
- Kerajinan Bahan Daur Ulang: Aktivtias ini dilakukan dengan memanfaatkan barang bekas menjadi karya baru, seperti pot tanaman dari botol plastik, kerajinan dari dus, dan dekorasi dari kaleng bekas.
Aktivitas seni ini dapat dilakukan oleh anak-anak dengan pasir. Terdapat manfaat bermain pasir dalam aktivitas edukatif, seperti meningkatkan kecerdasan, melatih sensori, dan mengasah kemampuan analitik.
10. Sorting Warna
Sorting warna menjadi permainan sederhana yang mengajarkan anak-anak untuk mengelompokkan benda sesuai dengan warna yang sama. Anak-anak akan diminta untuk memisahkan atau menempatkan berbagai objek ke kelompok warna tertentu.
Cara melakukan permainan ini sendiri adalah dengan mengikuti langkah-langkahnya yang meliputi:
- Orang tua atau pendamping dapat menyiapkan beberapa wadah atau area kelompok dengan warna berbeda
- Setelah itu, sediakan benda berwarna, seperti balok, bola, atau kancing
- Arahkan anak-anak untuk mengambil satu benda lalu menempatkannya ke kelompok warna yang sesuai
- Ulangi sampai seluruh benda berhasil dipisahkan sesuai dengan warna
Jenis permainan anak ini memiliki manfaat tersendiri bagi buah hati, seperti membantu anak-anak dalam mengenal warna, mengembangkan kognitif, melatih koordinasi motorik halus, meningkatkan konsentrasi, dan mengembangkan kemampuan problem solving.
Rekomendasi Permainan Anak Sesuai Usia

Memilih permainan anak yang tepat akan memudahkan orang tua dalam membantu anak-anak berkembang dengan kuat secara kognitif, sensori, dan motorik. Permainan anak-anak yang tepat juga akan membantu anak-anak untuk belajar, bereksplorasi, dan mengembangkan keterampilan baru.
1. Anak-anak Usia 1-2 Tahun
Untuk anak-anak usia 1-2 tahun, orang tua dapat memberikan beberapa permainan sederhana, seperti:
- Sorting warna sederhana menggunakan balok atau bola warna-warni
- Permainan balok besar untuk disusun atau ditumpuk
- Puzzle sederhana dengan potongan yang cukup besar
- Mainan musik sederhana, seperti drum kecil atau xylophone
Permainan ini sangat mudah untuk dilakukan oleh anak-anak usia 1-2 tahun yang membuat tumbuh kembang anak menjadi menyenangkan.
2. Anak-anak Usia 3-4 Tahun
Mereka yang masih berusia 3-4 tahun dapat diarahkan oleh orang tua untuk memainkan beberapa permainan sederhana, seperti:
- Tebak benda
- Bowling buatan sendiri
- Permainan balok konstruksi
- Kegiatan seni dan kerajinan tangan
Melalui permainan ini, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan sensori, motorik, dan kognitif, sehingga tumbuh kembang anak menjadi jauh sempurna.
3. Anak-anak Usia 5-7 Tahun
Pada usia ini, anak-anak sudah mampu memahami aturan permainan dan bermain bersama dengan teman-teman. Sehingga, permainan yang cocok meliputi:
- Mencari harta karun
- Puzzle dengan tingkat kesulitan tinggi
- Permainan tali keseimbangan
- Eksperimen sains sederhana
Seluruh permainan ini akan meningkatkan kemampuan problem solving anak-anak dan melatih kemampuan kerja sama tim.
4. Anak-anak Usia 8-12 Tahun
Anak-anak di usia ini sudah mampu berpikir lebih kompleks dan menikmati permainan yang sangat menantang. Contoh permainan yang bisa dilakukan adalah:
- Esperimen sains atau proyek STEM
- Permainan strategi dan puzzle logika
- Petualanan outdoor seperti treasure hunt yang jauh lebih kompleks
- Kegiatan kerajinan tangan yang sangat detail
Tidak hanya aktifitas di atas, anak-anak di usia ini juga dapat bermain permainan tradisional sederhana tanpa alat, seperti ular naga, gobak sodor, ABC lima dasar, dan masih banyak lagi.
Rekomendasi Tempat Main Anak yang Edukatif dan Seru di Bali: Mai Main Playground
Bali memiliki banyak ruang untuk anak-anak bermain, salah satunya adalah Mai Main Playground yang terletak di Canggu. Arena permainan anak-anak yang edukatif ini menawarkan wahana lengkap untuk anak-anak bermain bersama dengan sebayanya.
Kunjungi Mai Main Playground untuk merasakan langsung momen bermain yang epik dan menyenangkan.


