Bagi ibu atau orang tua yang memiliki kesibukan dan tanggung jawab yang tidak bisa ditinggalkan, namun tak ingin si kecil luput dari perhatian dan pengawasan yang optimal, daycare menjadi solusi tepat yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Daycare menawarkan tempat penitipan anak dengan fasilitas dan layanan pengawasan, perawatan, dan pendidikan untuk bayi dan balita.
Jika Anda merupakan ibu pekerja atau memiliki banyak aktivitas padat yang harus dituntaskan namun kesulitan membagi waktu karena harus mengasuh buah hati maka daycare bisa menjadi solusi yang tepat. Kenali lebih dekat apa itu daycare mulai dari pengertian, manfaat, dan mengapa tempat ini dapat menjadi solusi sempurna untuk permasalahan tersebut.
Apa Itu Daycare?

Daycare kini menjadi solusi bagi setiap orang tua yang merasa bingung saat harus mengurus buah hati di tengah kesibukan sehari-hari, terutama bagi ibu yang bekerja atau ketika ada keperluan mendadak yang tidak bisa ditunda.
Mengutip dari Repository Kemendikdasmen, daycare atau biasa disebut juga dengan istilah Tempat Penitipan Anak (TPA) adalah sebuah fasilitas kesejahteraan dan pendidikan anak usia dini nonformal yang menyediakan layanan pengasuhan, pembinaan, dan bimbingan sosial untuk anak sejak lahir sampai usia 6 tahun (prioritas di usia 0-4 tahun) saat mereka tidak bisa bersama orang tua.
Sederhananya, daycare memberikan layanan pengasuhan yang menyediakan fasilitas tempat aman, nyaman, dan terawasi untuk anak-anak yang memiliki orang tua pekerja atau sedang memiliki kesibukan lain. Di sini, anak tidak hanya akan dijaga dan diawasi, tetapi juga akan difasilitasi dengan berbagai kegiatan edukatif yang dapat mendukung tumbuh kembang mereka.
Lalu apa bedanya daycare dengan tempat penitipan anak biasa? Daycare sedikit berbeda dengan tempat penitipan anak biasa. Tempat ini biasanya memiliki program yang lebih terstruktur, aktivitas edukatif, serta tenaga pengasuh profesional yang sudah terlatih.
Manfaat Daycare

Daycare bukan hanya tempat penitipan anak biasa, tempat ini dapat memberikan berbagai dampak positif pada tumbuh kembang anak melalui kegiatan edukatif yang dilakukan selama sesinya. Adapun beberapa manfaat daycare untuk anak adalah sebagai berikut:
Melatih Kemandirian
Mengutip dari Kompas, Psikolog Mykids Clinic, Gloria Sigian M.Psi. menjelaskan bahwa salah satu manfaat yang dapat dirasakan oleh anak melalui daycare adalah mendukung mereka untuk lebih cepat mandiri.
Rutinitas kegiatan daycare yang dilakukan oleh si kecil dapat mengajarkan mereka untuk melakukan aktivitas harian secara mandiri seperti merapikan mainan, makan, tidur siang, ataupun yang lainnya.
Mendorong Kemampuan Bersosialisasi
Anak yang dititipkan di daycare akan bertemu pengasuh dan teman-teman seusianya, hal tersebut dapat mendukung mereka untuk terbiasa melakukan interaksi bersama orang lain baik yang sebaya maupun orang dewasa.
Karena terbiasa bertemu dengan banyak orang, mereka akan mulai belajar untuk berbagi mainan, memahami perasaan orang lain, hingga menunggu giliran. Pengalaman tersebut akan membentuk kemampuan sosial sejak dini.
Mendukung Perkembangan Kognitif dan Bahasa
Di daycare, pengasuh akan mengajak anak-anak untuk melakukan berbagai aktivitas edukatif seperti menyanyikan lagu, membacakan buku, mengajak mereka untuk mengobrol dua arah, atau aktivitas sejenis lainnya.
Kegiatan-kegiatan tersebut dapat membantu anak untuk lebih mudah menyerap berbagai kosakata baru dan melatih kemampuan berbahasa.
Membantu Mengelola Emosi
Di daycare, anak-anak akan bermain bersama teman seusianya atau dalam kelompok. Pada fase ini, mereka akan belajar untuk mengelola emosi dan mengatasi rasa frustasi dengan lebih baik ketika bermain.
Mereka juga akan mulai belajar untuk mengenali perasaannya, berbagi dengan teman, bersabar menunggu giliran, atau mengekspresikan emosi dengan lebih sehat.
Cara Memilih Daycare yang Tepat

Banyak orang tua yang merasa khawatir untuk menitipkan si kecil ke daycare karena ragu dengan kualitas pengasuhannya. Sebagai orang tua, sangat penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan anak, apalagi dalam memilih daycare yang benar-benar tepat agar terhindar dari berbagai risiko yang tidak diinginkan.
Nah, berikut adalah beberapa cara memilih daycare yang baik:
- Cek dan pastikan legalitas serta reputasi daycare, seperti apakah mereka memiliki izin resmi dari lembaga atau pemerintah daerah setempat.
- Selalu cek ulasan dari orang tua di internet atau minta langsung rekomendasi kepada keluarga dan teman yang pernah menitipkan anaknya di daycare yang sama.
- Pastikan daycare memiliki rasio yang ideal antara pengasuh dan anak agar si kecil bisa mendapatkan perhatian yang maksimal. Rasio paling ideal adalah 1 pengasuh untuk 3 sampai 4 balita, tergantung usianya.
- Cari tahu bagaimana latar belakang pengasuh daycare yang dituju, apakah mereka memiliki pendidikan pada bidang PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) serta sertifikasi pertolongan pertama P3K, ataupun hal-hal lainnya yang dapat mendukung keahlian pengasuhan mereka.
- Amati bagaimana fasilitas daycare, pastikanlah bahwa ruangan aman dan bebas dari benda-benda berbahaya, memiliki sirkulasi udara yang baik, dan mainannya rutin dibersihkan.
- Amati bagaimana lingkungan sekitar daycare, cek apakah mereka memiliki area bermain yang aman serta dilengkapi dengan sistem pengamanan yang ketat seperti CCTV yang dapat dipantau secara real time.
- Evaluasi kurikulum dan jadwal kegiatan anak-anak, pastikan daycare memiliki kegiatan yang terstruktur, menyenangkan, dan dapat mendukung tumbuh kembang si kecil.
- Pastikanlah daycare memiliki aturan yang fleksibel mengenai jam operasional, kebijakan penjemputan serta penanganan anak sakit yang sesuai dengan rutinitas keluarga Anda.
Pertanyaan yang Harus Ditanyakan ke Pengelola Daycare
Saat melakukan survey, untuk membantu Anda menemukan daycare yang tepat, Anda dapat mengajukan sejumlah pertanyaan kepada stafnya. Pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan tersebut dapat membantu Anda untuk memberikan penilaian apakah daycare sudah benar-benar berkualitas dan sesuai kebutuhan atau belum. Adapun beberapa pertanyaan yang bisa disampaikan adalah:
- Bagaimana prosedur keamanan yang ada di daycare?
- Apa saja kegiatan harian yang biasanya dilakukan oleh anak-anak?
- Bagaimana cara daycare menangani anak yang mengalami cedera atau sakit?
- Bagaimana komunikasi antara pengasuh dengan orang tua?
- Bagaimana pengasuh akan membimbing anak untuk beradaptasi di lingkungan baru?
- Apakah fasilitas dan area bermain untuk anak-anak aman?
- Bagaimana kebijakan atau aturan terkait makanan dan alergi di daycare?
- Apakah daycare sudah memiliki izin operasional yang resmi dan jelas?
- Berapa rasio jumlah antara pengasuh dan anak?
- Apa latar belakang dan pelatihan para pengasuh daycare?
Berapa Biaya Daycare per Bulan?
Biaya daycare per bulan sebenarnya sangat bervariasi, tergantung pada lokasi, fasilitas, dan durasi penitipannya (half day atau full day). Namun, di Indonesia, rata-rata biaya daycare biasanya berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp5.000.000 setiap bulannya.
Setiap kota tentunya memiliki standar harganya tersendiri, contohnya di Bali yang berkisar antara Rp875.000 – Rp3.000.000+ per bulannya. Anda dapat menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan finansial keluarga, jangan sampai memberatkan.
Kapan Waktu yang Tepat Menitipkan Anak ke Daycare?
Sebenarnya tidak ada patokan usia ideal yang mutlak untuk menitipkan anak ke daycare. Anda dapat menitipkan si kecil di usia berapapun sesuai kebutuhan, apalagi jika Anda harus bekerja atau memiliki kegiatan yang cukup sibuk.
Namun, jika berbicara waktu terbaik untuk menitipkan anak ke daycare, yaitu saat mereka menginjak usia 6 bulan ke atas. Pada usia ini, bayi biasanya sudah memiliki sistem imun yang lebih kuat dibandingkan sebelumnya, lebih aktif, serta memiliki jadwal tidur yang mulai teratur.
Namun jika Anda terpaksa menitipkan si kecil di usia yang jauh lebih muda, contohnya 3-6 bulan, daycare dapat dijadikan pilihan darurat, apalagi jika cuti melahirkan ibu sudah habis. Namun, pastikan Anda memilih daycare dengan rasio pengasuh dan bayi yang lebih kecil seperi 1 pengasuh dan 1 anak atau 1 pengasuh dan 2 anak.
Jika merujuk pada usia yang disarankan oleh ahli, usia yang paling tepat untuk mulai dititipkan ke daycare adalah ketika si kecil sudah berusia 18-30 bulan. Pada usia ini, mereka biasanya sudah jauh lebih mandiri, aktif berkomunikasi, dan tentunya lebih siap untuk belajar bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan baru.
Pilih Daycare yang Tepat untuk Buah Hati
Daycare merupakan salah satu alternatif sempurna bagi orang tua yang bekerja atau memiliki aktivitas sibuk namun tetap ingin memastikan pengasuhan, perhatian, dan stimulasi terbaik untuk si kecil sesuai usianya. Pastikan daycare yang dipilih benar-benar berkualitas dengan mempertimbangkan beberapa hal seperti faktor keamanan, kualitas pengasuh, serta lingkungan belajar yang mendukung agar Anda bisa lebih tenang mempercayakan si kecil kepada daycare.
Ada banyak pilihan daycare terbaik untuk balita di setiap kota, jika Anda mencari daycare terbaik dan terdekat di Bali, Mai Main Playground Canggu bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan cerdas. Selain menyediakan area bermain anak, Mai Main juga memiliki program daycare dengan lingkungan yang aman, nyaman, dan dapat mendukung aktivitas, eksplorasi, serta tumbuh kembang anak.


