Manfaat Permainan Egrang untuk Keseimbangan dan Motorik Anak

Manfaat Permainan Egrang untuk Keseimbangan dan Motorik Anak

admin

28 Oktober 2026

Manfaat permainan egrang untuk perkembangan anak ternyata besar, khususnya pada motorik kasar, fokus, keseimbangan, dan kepercayaan diri, meskipun hanya berupa permainan tradisional. Berjalan di atas egrang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga melatih berbagai kemampuan penting yang sering tidak disadari.

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang permainan tradisional ini dan manfaatnya, simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini. 

Apa Itu Permainan Egrang?

Egrang adalah permainan tradisional Indonesia yang memungkinkan seseorang berjalan dengan kaki terangkat dari tanah. Alat bantunya berupa sepasang tongkat bambu atau kayu panjang dengan pijakan kaki. 

Permainan ini bisa dimainkan oleh anak-anak maupun orang dewasa, dan sering pula dipakai dalam pertunjukan akrobat.

Untuk memainkan permainan ini, kedua kaki harus diletakkan pada pijakan tongkat sementara tangan memegang bagian atasnya, lalu melangkah secara bergantian sambil menjaga keseimbangan tubuh agar tidak mudah jatuh. 

Manfaat Permainan Egrang untuk Anak 

Egrang bukan hanya tongkat bambu biasa. Selain seru dimainkan, permainan ini memberi segudang manfaat bagi tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun mental, yaitu:

Manfaat Fisik

  • Melatih keseimbangan tubuh: Saat bermain egrang, anak harus menjaga tubuhnya tetap stabil agar tidak jatuh ketika berdiri dan berjalan di atasnya. Hal ini melatih kontrol tubuh mereka.
  • Meningkatkan kemampuan motorik kasar anak: Sebuah jurnal analisis gerak egrang pada anak usia 10 sampai 12 tahun menyebutkan bahwa egrang dapat membantu memperkuat otot tungkai, perut, lengan, dan tangan. Saat bermain, anak mencengkeram tongkat, mengangkat kaki untuk melangkah, dan memindahkan berat badan, sehingga gerakan tubuh yang besar ini ikut terlatih. 
  • Melatih koordinasi gerak: Egrang membantu menyelaraskan mata dengan tangan sekaligus mata dengan kaki, karena keduanya harus bekerja bersamaan di setiap langkah.
  • Mendorong anak aktif bergerak: Egrang mengajak anak bermain di luar ruangan dan terus bergerak.

Manfaat Mental

  • Membangun kepercayaan diri: Rasa percaya diri sangat penting bagi tumbuh kembang anak di masa depan, dan permainan ini bisa menjadi salah satu medianya. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa ketika anak berhasil mengatasi rasa takutnya untuk berdiri di atas tongkat egrang, keberanian dan keyakinan pada dirinya ikut tumbuh.
  • Melatih ketekunan dan kesabaran: Anak biasanya tidak langsung bisa berjalan di atas egrang dan perlu berlatih berulang kali. Saat terus mencoba, bangkit setelah terjatuh, dan tidak mudah menyerah, mereka belajar sabar dan tekun, dua sikap yang berguna bagi kehidupan mereka kelak.
  • Membantu fokus dan konsentrasi: Egrang menuntut konsentrasi tinggi agar tubuh tetap seimbang dan langkah tetap berirama sehingga tidak terjatuh. Langkah kaki kanan dan kiri harus berjalan selaras, sehingga anak terbiasa memusatkan perhatian pada apa yang sedang dikerjakan.

Cara Bermain Egrang untuk Pemula

Berbeda dengan permainan tradisional tanpa alat seperti petak umpet yang mudah dimainkan, egrang tergolong sulit karena pemainnya harus punya keseimbangan yang baik agar bisa berjalan di atasnya. Untuk mengajarkannya pada si kecil, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Pilih ukuran egrang yang pas.

Untuk latihan pertama, gunakan egrang dengan pijakan yang rendah agar anak lebih aman dan tidak mudah terjatuh.

  • Berlatih di lokasi yang aman.

Pilih lapangan berumput atau tanah lapang yang datar, dan hindari lantai keramik atau aspal yang keras dan licin agar anak tidak terpeleset dan terluka.

  • Latih otot terlebih dahulu.

Lakukan latihan berdiri dengan satu kaki atau plank sebelum mencoba egrang, supaya otot kaki dan perut lebih stabil.

  • Siapkan posisi egrang.

Pegang kedua batang egrang dan condongkan sedikit ke depan. Letakkan salah satu batang sedikit lebih maju dari yang lain sebagai pijakan pertama yang akan dinaiki.

  • Naikkan kaki satu per satu.

Injak pijakan pertama dengan kuat, lalu dorong batang egrang dari bawah dengan kekuatan tangan untuk menyusul menaikkan kaki kedua ke pijakan.

  • Jaga posisi tubuh.

Pertahankan badan tetap tegak dan pandangan lurus ke depan. Setelah itu, mulai melangkah sedikit demi sedikit sampai anak merasa percaya diri dan bisa berjalan dengan lancar.

Tips Keamanan Bermain Egrang

Agar tetap aman saat bermain egrang, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Gunakan alat pelindung diri: Pakai pelindung lutut, pelindung siku, dan helm untuk meredam benturan saat terjatuh. 
  • Pilih lokasi yang aman dan lapang: Bermainlah di permukaan tanah berumput atau area terbuka yang rata. Hindari area yang berlubang, berbatu, licin, atau keras seperti aspal dan lantai keramik. 
  • Pastikan tubuh dalam kondisi prima: Anak sebaiknya tidak sedang sakit agar tetap bugar dan stabil saat bermain. 
  • Hindari bermain saat cuaca buruk: Hujan dan angin kencang dapat membuat tanah licin sehingga berbahaya.
  • Dampingi anak saat bermain: Jangan biarkan anak bermain sendirian, terutama jika masih pemula.

Mengenalkan Permainan Tradisional kepada Anak

Saat ini egrang dan permainan tradisional lain mulai jarang ditemui, apalagi di perkotaan. Mengenalkannya kepada buah hati sangat penting karena manfaatnya mencakup perkembangan fisik, mental, dan pemahaman akan nilai budaya lokal.

Bermain egrang juga bisa menghadirkan momen bahagia yang tidak didapat dari sekadar layar. Saat diajak memainkannya, anak akan sejenak melupakan dunia daring dan gim di gawainya, sehingga tercipta kebersamaan yang seru.

Meski egrang punya banyak manfaat, permainan modern tetap penting, terutama yang melibatkan kreativitas dan perkembangan fisik. Karena itu, orang tua bisa mengenalkan beragam aktivitas bermain kepada si kecil, misalnya dengan mengajaknya ke Mai Main Playground Bali, playground dengan wahana beragam.

image
© Copyright 2026, Mai Main Playground by The Wonderspace